Secret Word

Man is made or unmade by himself; in the armory of thought he forges the weapons by which he destroys himself. He also fashions the tools with which he builds for himself heavenly mansions of joy and strength and peace. By the right choice and true application of thought, man ascends to the Divine Perfection; by the abuse and wrong application of thought, he descends below the level of the beast. Between these two extremes are all the grades of character, and man is their maker and master.

James Allen

 

Pernah ga mengerjakan tugas kelompok sendirian, baik itu tugas sekolah atopun tugas organisasi? Jujur kalo gua sedikit banyaknya pernah. Terkadang kita merasa orang lain tak akan bisa mengerjakannya sebaik kita, sampai-sampai kita begadang buat negrjainnya sendirian. Atau beda kasus, ketika orang mintain kita tolong tapi kita tolak karena kita merasa ga cukup mampu melakukannya? Gua juga pernah. Trus apa hubungannya sama secret word? So first of all, i have been reading a book called “Aspire” by Kevin Hall. This book is about the power of word, how words can change someone’s life and how to be brave to aspire. Dan kata rahasia yang pertama adalah Genshai.

Geanshai means that you should never treat another person in a manner that would make them feel small, includes yourself! ya bener sadar ga sadar ketika kita memandang kecil diri kita, hasilnya tak memuaskan. tetapi ketika kita memandang diri kita besar, bukan berarti kita harus mengangkat dagu. This word means that we can do anything as long as we are sure that we can reach it.

What’s the example of this word? Buku ini memberi deskripsi kaya gini: kalo misalnya kita ngelewatin seorang pengemis, dan lempar koin sambil lempeng doang itu membuat mereka rendaaaahhh banget rasanya. Tapi beda kalo kita berhenti dulu, jongkokngasih koinnya sambil senyum, ato kalo bisa tatap matanya sekalian, koin itu jadi sebuah kasih sayang. Dengan cara itulah Genshai bekerja. And dude, you know what? the way you treat yourself reflects the way you treat others. jadi ketika kita meperlakukan diri kita rendah, kemungkinan kita memperlakukan orang lain dengan cara yang sama.

Nah seperti quote di pembukaan tadi, bener kalo kita sendiri yang nentuin kita, kita bisa membangun senjata dalam diri kita yang bisa ngancurin diri kita sendiri, ato kita memilih untuk bikin sesuatu yang membuat kita teta kuat, bahagia, dan menjadi pemenang. Kita bisa bangkit ato runtuh tergantung kita, kita memilih yang mana, menjadi orang sukses ato mati karena narkoba. We are ourselves makers, we are ourselves’ masters. you are what you think, and you are what you choose guys! We were born as winners ribuan sel sperma yang keluar, cuman satu sel doang yang berhasil membuahi sang sel telur dan akhirnya menjadi kita-kita ini, jadi kita hars yakin that kita udah punya jiwa pemenang bahkan sebelum kita diciptakan, that we can do something great that we are great. Believe in yourself, believe means “to be love”. kalo kita percaya pada diri kita, artinya kita cinta pada diri kita, and when we love ourselves, we will treat ourselves with respect. “Spect” is to look at, and “re” is back. so respect means “to look back at”, kita harus melihat kembali kepada diri kita sendiri apa kemampuan kita, apa yang kita mau, so we can be our own selves, we can dream big, bigger, and bigger. Bermimpi kecil atopun besar memerlukan harga yang sama untuk diraih, so jangan takut untuk bermimpi besar.

This entry was published on May 10, 2012 at 10:14 am and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Say Something

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: